Elit Politik akan Pakai Semua “Kendaraan” untuk Pemilu 2014

Posted: Juli 11, 2010 in berita

JAKARTA, (PRLM).- Untuk menghadapi Pemilu 2014 mendatang, elit politik akan memakai semua ‘kendaraan’ seperti masuknya dalam persaingan calon Ketua Umum pada organisasi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Namun Prabowo Subianto kemungkinan besar akan tetap unggul dari dua pesaing dari elit parpol lainnya seperti Jafar Hafsah (Partai Demokrat) dan Usman Sapta (Partai Persatuan Daerah). Hal itu diungkapkan pengamat politik dari LIPI Indria Samego dalam diskusi hasil Survei Pusat Kajian dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) di Jakarta, Rabu (7/7). “Untuk memenangi Pemilu, semua ‘kendaraan’ akan dipakai termasuk HKTI, karena prinsip kekuasaan itu menyebar dan ke mana-mana,” kata Indria. Meski HKTI tidak berpengaruh secara otomatis dengan pemilih petani, Indria mengatakan, Prabowo punya modal politik yang tidak dimiliki oleh calon lainnya, bahkan untuk tingkat Pemilu 2014 mendatang. Prabowo lebih punya kans di Pemilu 2014 dibandingkan Aburizal Bakrie karena alasan primordialisme. Pada 2014 juga, figur Susilo Bambang Yudhoyono tidak akan ikut bersaing lagi karena sudah menjabat Presiden sebanyak dua periode. Prabowo pun mempunyai modal sebuah partai yang bisa berkembang dalam menghadapi Pemilu 2014 mendatang. “HKTI itu tidak secara otomatis menjadi pilihan petani dalam mengartikulasikan pilihan-pilihannya.Tapi Prabowo punya modal politik yang besar untuk maju di Pemilu 2014,” kata Indria. Sementara itu Direktur Eksekutif Puskaptis Husein Yazid mengatakan, Prabowo Subianto menduduki ranking pertama dengan raihan 56,07 persen responden hasil survei Puskaptis tentang persepsi publik untuk tokoh paling menonjol di bidang pertanian. Urutan kedua terbanyak adalah Siswono Yudhohusodo (8,65%), kemudian ada mantan Menteri Pertanian Anton Apriyantono (2,10%), Prof. Bungaran Saragih (1,90%). Tokoh lainnya 1,33 persen, dan yang menjawab tidak tahu sebanyak 29,95 persen. “Prabowo meraih survei terbanyak karena saat ini merupakan Ketum HKTI dan juga figur nasional,” kata Husein. Husein menjelaskan bahwa survei Puskaptis itu dilakukan 21-24 Juni 2010 dengan 880 responden di 16 provinsi di Indonesia. Adapun tingkat margin error berkisar 3-5 persen dan tingkat keyakinan 95 persen. “Prabowo dinilai respon sebagai figur yang memiliki kepedulian, merakyat dan membawa kemajuan terhadap nasib petani dan memajukan sektor pertanian,” kata Husein. Sementara itu, pengamat ekonomi Aviliani mengatakan sektor pertanian sangat penting bagi kampanye pemilu 2014. Pasalnya dari sebesar 117 juta angkatan kerja, ternyata 42 persen itu adalah di sektor pertanian. “Kalau bisa mengelola kampanye di sektor pertanian, maka berpotensi untuk memenangi pemilu,” kata Aviliani. (A-130/das)***

Iklan

Komentar ditutup.