ANGGARAN PELESIRAN PRESIDEN MENINGKAT TAJAM SEJAK 2005 Minggu, 04 Juli 2010

Posted: Juli 5, 2010 in berita

ANGGARAN PELESIRAN PRESIDEN MENINGKAT TAJAM SEJAK 2005 Minggu, 04 Juli 2010 Kegiatan kunjungan ke luar negeri yang dilakukan oleh Presiden saat ini meningkat tajam jika dibandingkan dengan anggaran yang dikeluarkan oleh dua presiden terdahulu. “Anggarannya naik dibandingkan zaman Gus Dur, apalagi dibandingkan dengan zaman Megawati, meningkat 150%,” ujar Koordinator Advokasi dan Investigasi Forum Indonesia untuk Tranparansi Anggaran (Fitra) Uchok Sky Khadafi saat dihubungi di Jakarta, Minggu (4/7). Menurut Uchok, pada era Megawati dana yang dianggarkan untuk kegiatan kunjungan ke luar negri dianggap tidak seboros Presiden SBY. “Megawati tidak lebih boros karena anggarannya lebih sedikit, selain itu juga kan masa pemerintahannya tidak terlalu lama kayak yang sekarang,” tandas Uchok. Kegiatan kunjungan ke luar negeri yang dilakukan Presiden sejak periode 2005-2009 yang menghabiskan anggaran sebesar Rp162 miliar per tahun dinilai sebagai penghamburan uang negara. Hal tersebut dinilai dari kinerja yang dihasilkan jika dibandingkan dengan masa kepemimpinan almarhum Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. “Kalau zaman Gus Dur dulu dia melakukan kunjungan ke luar negeri dengan hasil yang konkret. Dia pernah menyelamatkan beberapa TKW kita yang mau dihukum gantung di luar negri. Kalau yang sekarang mana hasil konkritnya. Yang ada cuma diplomasi ngawang-ngawang,” ungkap Uchok. Sebelumnya Fitra mengeluarkan data alokasi anggaran kunjungan ke luar negri presiden sejak tahun 2005-2009 yang mencapai angka Rp162 miliar per tahun. Jika ditotal, untuk lima tahun, negara harus mengeluarkan anggaran sebesar Rp813 miliar untuk kunjungan ke luar negri oleh presiden. Anggaran tersebut kemudian meningkat pada APBN 2010 menjadi Rp179 miliar per tahun, dan untuk RAPBN 2011 menembus angka Rp181 miliar per tahun. Sedangkan anggaran yang dialokasikan untuk zaman Gus Dur berdasarkan APBN 2001 sebesar Rp48 miliar. Kemudian anggaran yang dialokasikan untuk jaman Megawati berdasarkan APBN Rp48,8 miliar.

(Mediaindonesia.com)

Iklan

Komentar ditutup.